BAHAN DAN METODE
Relawan 40 orang atlet: 32 pria dan 8 wanita. Di bagi 2
kelompok masing-masing :
1. Kelompok yang mengomsumsi Tahitian Noni: 16
pria dan 4 wanita. usia
: 18 – 27 tahun. Mereka
minum Tahitian Noni 100 cc, setengah jam
sebelum makan. 2 x sehari selama
21 hari.
2. Kelompok
plasebo : 16
pria dan 4 wanita,usia
: 19-26 tahun, mereka mengomsumsi minuman
blackberry 100 cc, 2 x sehari selama 21 hari.
Metode latihan treadmil dengan lari 1500-10.000 meter.
HASIL RISET
Kelompok Tahitian Noni:
Terjadi
peningkatan endurance sebesar 21 persen. Tidak ditemukan asam laktat di dalam darah. Artinya.
Peningkatan endurance tidak terkait
dengan peningkatan pemakaian energi.Sebab asam laktat merupakan produk akhir dari pemakaian energi. Waktu lelah
menurun 25%. Artinya, terdapat
peningkatan waktu aktivitas sebagai tanda aktifnya antioksidan tubuh. Meningkatkan
aktivitas antioksidan 25% dan menurunkan
25% lipid peroksidasi. Tidak terdapat
efek samping dan alergi.
Kelompok plasebo :
Terjadi peningkatan asam laktat à
mudah lelah à
endurance tidak meningkat.
Keterangan:
- Latihan berat akan menguras energi, sehingga menghasilkan ROS (Reaktif Oksigen Spesies) suatu oksigen radikal bebas.
- Hasil pemakaian energi yang berlebihan adalah asam laktat (radikal bebas) yaitu zat kimia yang dihasilkan dari hasil metabolisme anaerob (tanpa oksigen).
- Latihan berat akan menentukan keseimbangan antara ROS dan antioksidan.
- Latihan berat akan terjadi lipid peroksidasi (pembakaran lemak)—> stress oksidatif.
- Latihan berat akan meningkatkan oksidasi glutathion di dalam darah à sebagai indikator stress oksidatif..Glutathion peroksidase adalah biomarker kesehatan seseorang.Karena Glutathion peroksidase adalah enzim antioksidan yang terdapat di dalam sel tubuh.



0 komentar