

Ibu Rospita M, 49 thn. Tahun 2007 mengalami sakit hipertensi, asam urat dan hiperkolesterol. Tekanan darah ibu Rospita berada diangka 210/ 100 mg Hg, kadar Kolesterol > 200 mg dan asam urat > 7 . Pada tahun 2009 , tiba-tiba tangannya merasa kebas, tidak bisa tidur dan tidur selalu pada jam 2 malam dini hari, kaki bengkak sehingga tidak bisa dibuat jalan.Jantung sering berdebar-debar. Berobat ke dokter, gejala penyakit hilang dan dianjurkan komsumsi obat seumur hidup.Tahun 2010, bulan Juni,ibu Rospita dianjurkan komsumsi Tahitian Noni oleh salah seorang keluarganya ( kini semua saudara ibu Rospita mengomsumsi Tahitian Noni ) . Mula-mula ibu Rospita mengomsumsi Tahitian Noni dengan takaran 3x 30 cc per hari. Setelah mengomsumsi Tahtiain Noni, ibu Rospita merasa badannya terasa enak dan bisa tidur.Dia terus mengomsumsi Tahtitian Noni dan pada botol ke-6, bengkak dikakinya sudah kempes sehingga dia dapat berjalan. Jantungnya tidak berdebar-debar dan kepala tidak sakit lagi .Walaupun tangannya masih terasa kebas namun tidak sehebat dari sebelumnya. Kemudian pada botol ke-20 tensinya menjadi normal 120/80 mgHg.
Yang dialami oleh ibu Rospita selama mengomsumsi Tahitian Noni adalah sakit kepala,muntah dan tidak bisa makan, malah sampai tidak bisa jalan. Diare selama 7 hari, pusing selama 7 hari.Kondisi ini disebut dengan DETOKS, proses mengeluarkan racun dari dalam tubuh.Oleh karena itu pasien dianjurkan minum air 2 liter sehari agar proses detoks berjalan lancar.Apa hasil dari mengomsumsi Tahitian Noni dan proses detoks? Kini ibu Rospita sehat. Bahkan beliau aktif berbagi pengalaman kepada sesama dan mengajak orang-orang untuk mengomsumsi Tahitian Noni agar sehat.
Dr. Moh. Suwardi Sukri adalah Penulis buku AlQuran : the amazing Secret. Ia juga seorang Novelis, Pembicara, konsultan kesehatan, konsultan pola makan alami, akupunturis, praktisi herbal dan terapi magnet serta expert pada pemanfaatan
Tahitian Noni. Anda bisa berkonsultasi dengannya melalui yahoo messenger :
0 komentar