Ny. Mas`ah 79
tahun. Sering mengalami perut kram dan kembung, kalau BAB; keluar darah
sedikit-sedikit dan kotoran seperti kotoran kambing. Hal ini telah dialami
kurang lebih selama 15 tahun. Dalam dua tahun terakhir kondisi semakin parah,
dua bulan sekali masuk rumah sakit karena anemia disebabkan sering perdarahan.
Setelah menjalani biopsi, hasilnya kanker rectum. Oleh dokter disarankan
operasi dengan risiko usus dipotong. Penderita menolak dioperasi. Kemudian oleh
keluarga penderita diberi minum Tahitian Noni dengan dosis 300 cc per hari
selama 1 bulan. Apa yang terjadi? Penderita mengalami healing krisis berupa
perdarahan lewat BAB, 1- 4 kali dalam sehari. Walaupun begitu, anehnya
penderita tidak merasa lemas dan tidak pusing laiknya orang yang mengalami perdarahan.
Dan tumor marker CEA malah meningkat tiga kali lipat diatas 35. Tapi Noni tetap
dilanjutkan dan memasuki bulan ke-2 komsumsi Noni, benjolan mengecil serta CEA
perlahan-lahan turun dan gejala perdarahan pun mulai mereda. Pada bula ke -10
komsumsi Noni hasil CEA sudah normal. Kini Ny. Mas`ah komsumsi Noni memasuki
bulan ke 12 dengan dosis maintenance 100 cc per hari. Kondisi fisik semakin
segar dan bila sebelum komsumsi Noni sering batuk hingga 2 minggu. Sekarang
batuk itu tidak kambuh lagi. .
Kanker Rektum



0 komentar