
Ny. Hadis usia 29 tahun, Januari 2010 menderita pembengkakan di leher dan mengeluh mudah capek, ingusan, kedinginan, tulang dan persendian sakit. Bulan Februari penderita berobat
herbal tapi tidak ada perubahan. Awal Maret beliau dibiopsi di salah satu rumah sakit swasta dengan hasil Kanker Nasopharing dan bulan April menjalani kemoterapi sebanyak 6 kali dan
Radioterapi sebanyak 33 kali di RS.Hasan Sadikin Bandung. Tapi kondisi semakin parah dan kondisi keuangan semakin menipis sampai-sampai untuk pulang ke rumah di Tangerang menumpang ambulan duafa (gratis). Kini mereka pasrah akan penyakit yang tidak kunjung membaik. Suatu ketika Pak Martadinata suami ny.Hadis bertemu dengan seorang dokter dan disarankan untukmengkomsumsi Tahitian Noni. Karena kondisi keuangan yang tipis, oleh Pak Kaspin diberi bantuan untuk membeli Noni. Pak Martadinata kemudian memberi istrinya, 2 sloki Noni masingmasing 60 ml pagi dan 60 ml sore. Alhamdulillah, malamnya Ny. Hadis dapat tidur dimana sebelumnya sulit tidur. Pada botol kedua, terjadi proses detoks, berupa meriang, BAB; bau, kotoran berwarna hijau dan badan gatal-gatal. Oleh dokter disarankan agar
Noni dilanjutkan. Botol ke-4, Ny. Hadis mengalami menstruasi dimana selama 6 bulan tidak pernah menstruasi dan di botol ke-8 kondisi Ny. Hadis kian membaik bahkan sudah dapat beraktivitas membantu suaminya menjaga konter handphone.


0 komentar