Ibu Puji Sukti, usia 50 tahun. Awalnya , pada tahun 2011
perut ibu Puji membesar oleh dokter ahli penyakit dalam yang memeriksanya
menjelaskan kalau ibu Puji menderita Cirosis Hepatis. Perut yang membesar,
jelas dokter tersebut karena terjadi penumpukan cairan di perut ibu Puji.
Akibat hatinya yang membengkak sehingga menekan saluran yang berada di hati
sehingga aliran cairan terganggu. Dokter juga mengatakan tidak ada obat untuk
mengatasi penyakit ibu Puji dan obatnya adalah cangkok hati. Mendengar
penuturan dokter ini, ibu Puji merasa putus asa dan sedikit emosional dengan
mengatakan : " Apa perlu hati saya dicangkok dengan hati sapi? "
Untuk mengempeskan perut ibu Puji yang buncit tersebut, maka 2 bulan sekali ibu
Puji harus menjalani penyedotan cairan di RS dan cairan yang disedot sampai
setengah liter banyaknya. Setelah disedot perut ibu Puji mengempes dan dua
bulan kemudian membuncit lagi dan disedot lagi.Begitulah seterusnya sampai
pertengahan tahun 2011. Putra ibu Puji yang bekerja di salah satu member
Tahitian Noni diberi hadiah setengah botol Tahitian Noni ( 500 cc ) Kemudian
Tahitian Noni itu diberikan ke ibunya untuk dikomsumsi dengan takaran 3o cc
pagi ,30 cc siang dan 30 cc malam sebelum tidur. Alahamdulillah,badan ibu
Puji terasa enak setelah mengomsumsi Tahitian Noni, Tahitian Noni pun
dokomsumsi terus dan sekali lagi Alhamdulillah kini ibu Puji telah sehat
dan perutnya tidak pernah membesar lagi dan beliau telah menghabiskan 25 botol
Tahitian Noni.SIROSIS HATI
Ibu Puji Sukti, usia 50 tahun. Awalnya , pada tahun 2011
perut ibu Puji membesar oleh dokter ahli penyakit dalam yang memeriksanya
menjelaskan kalau ibu Puji menderita Cirosis Hepatis. Perut yang membesar,
jelas dokter tersebut karena terjadi penumpukan cairan di perut ibu Puji.
Akibat hatinya yang membengkak sehingga menekan saluran yang berada di hati
sehingga aliran cairan terganggu. Dokter juga mengatakan tidak ada obat untuk
mengatasi penyakit ibu Puji dan obatnya adalah cangkok hati. Mendengar
penuturan dokter ini, ibu Puji merasa putus asa dan sedikit emosional dengan
mengatakan : " Apa perlu hati saya dicangkok dengan hati sapi? "
Untuk mengempeskan perut ibu Puji yang buncit tersebut, maka 2 bulan sekali ibu
Puji harus menjalani penyedotan cairan di RS dan cairan yang disedot sampai
setengah liter banyaknya. Setelah disedot perut ibu Puji mengempes dan dua
bulan kemudian membuncit lagi dan disedot lagi.Begitulah seterusnya sampai
pertengahan tahun 2011. Putra ibu Puji yang bekerja di salah satu member
Tahitian Noni diberi hadiah setengah botol Tahitian Noni ( 500 cc ) Kemudian
Tahitian Noni itu diberikan ke ibunya untuk dikomsumsi dengan takaran 3o cc
pagi ,30 cc siang dan 30 cc malam sebelum tidur. Alahamdulillah,badan ibu
Puji terasa enak setelah mengomsumsi Tahitian Noni, Tahitian Noni pun
dokomsumsi terus dan sekali lagi Alhamdulillah kini ibu Puji telah sehat
dan perutnya tidak pernah membesar lagi dan beliau telah menghabiskan 25 botol
Tahitian Noni.

0 komentar