
Ibu Meilina ,usia 36 tahun. Dua tahun yang lampau mengalami tumor otak di kelenjar Pineal. Awalnya dia merasa pusing-pusing , setelah satu minggu melahirkan, rasa sakit seperti disayat-sayat. Setelah di CT-scan hasilnya ada tumor di kelenjar Pineal dan terdapat penumpukan cairan di otak ,kata dokter hidrocefalus. Kemudian Dokter yang merawatnya memasang selang untuk mengeluarkan cairan tersebut.Untuk tumornya oleh dokter RS.Cipto diterapi dengan sinar Gamma dan hanya satu kali saja.Karena takut efek samping sinar Gamma terhadap sel otak yang normal.Hasilnya kondisi pasien membaik, keluhan berkurang. Namun setelah 5 bulan berlangsung terjadi gangguan mata berupa tidak bisa melihat,kelopak mata turun. Tapi di MRI tumor mengecil.Tujuh bulan kemudian ibu Meilina merasa sakit kepala lagi dan rasa sakitnya hilang jika dia minum obat penghilang rasa sakit , tapi bila efek obat habis maka rasa sakitnya datang lagi. Lalu di MRI hasilnya, tumor semakin membesar jika dibandingkan dari hasil MRI sebelumnya.Oleh dokter disarankan untuk dibiopsi namun pasien menolak.Dalam kondisi demikian ,suami ibu Meilina diperkenalkan dengan Tahitian Noni oleh salah seorang kerabatnya. Setelah dua hari mengomsumsi Tahitian Noni, pusing-pusing ibu Meilina hilang namun dia mual-mual dan pada hari ke- 4 mengomsumsi Tahitian Noni, ibu Meilina tidak minum obat penghilang sakit sama sekali dan tidurnya pun enak, jika sebelumnya dia tidur miring,sebab kalau terlentang sakitnya luar biasa. Kini tidur dalam posisi terlentang pun tidak masalah.Takaran Tahitian Noni awalnya 3x150 cc dan sekarang dia cukup mengomsumsi 4 x 35 cc dalam sehari. Setelah dalam satu setengah bulan ibu Meilina telah mengomsumsi Tahitian Noni sebanyak 30 botol.Dan kondisinya pun semakain membaik dan pada tgl 28 Juni 2012 yang lalu beliau memberi testimoni akan manfaat Tahitian Noni.



0 komentar